KERJA DI KAKI LIMA PEMUDA INI DAPAT GAJIH DI ATAS UMR MADIUN
MURIDSIANA - Siapa sih yang tidak membutuhkan pekerjaan, semua orang pasti akan sangat membutuhkan sebuah pekerjaan. Biasanya setiap orang sebelum melamar pada sebuah pekerja akan mencari tahu dahulu berapa upah minimum di daerah kota maupun kabupaten tempat tinggal.
Jika seseorang telah mengetahui upah minimum pekerjaan ( UMR / UMK ) maka orang tersebut baru akan melamar pada pekerjaan tersebut apabila kantor maupun usaha tersebut sedang merekrut karyawan baru.
Pada kali ini, MURIDSIANA akan membagikan kisah pemuda asal kabupaten Madiun yang tidak menyangka Mendapatkan Gajih Diatas UMR/UMK KOT Madiun / KABUPATEN MADIUN. Pemuda tersebut berinisial AL ( yang tak ingin disebutkan nama lengkapnya).
AL pemuda asal kabupaten Madiun yang mendapatkan gajih Diatas UMR/UMK KOTA Madiun KABUPATEN MADIUN menceritakan saat bertemu jurnal MURIDSIANA yang tidak sengaja ngopi di tempat AL bekerja.
AL pun menceritakan pengalamannya hingga Mendapatkan Gajih di ats UMR / UMK KOTA MADIUN / KABUPATEN MADIUN meskipun bekerja di warung kaki lima tenda biru yang terdapat pada alun-alun Madiun.
"awalnya saya tuh pak, pernah mempunyai rumah makan namun bangkrut"
"Selah bangkrut saya dan istri pun berdiskusi apakah saya harus mencari pinjaman untuk modal usaha lagi, atau bekerja saja. Lalu istrik saya menyarankan untuk bekerja saja"
"Setelah saya dan istri memutuskan bekerja saya ketika di salah sat depot chinefood di kot Madiun di jln Cokroaminoto. Awalnya saat sesi interview saya mendapatkan gajih 1.5 juta namun karena saya kurang menguasai Chinese food bos saya memangkas gajih saya dari perjanjian interview 1.5 juta menjadi 1.3 juta. Awalnya saya setuju karena saya sedang membutuhkan uang untuk membeli keperluan anak saya"
"Kemudian saya memutuskan keluar, dan bekerja di salah satu depot di kot Madiun dengan Mendapatkan fasilitas mess gratis untuk anak istri saya tinggal dan makan bebas. Saya mendapatkan gajih 900/bulan. Saya memutuskan ambil gajih 900/bulan karena say mendapatkan fasilitas tersebut. Namun seiring berjalannya waktu depot sering tutup sehingga jika depot tutup kan kita makan cari sendiri, dan jika depot sering tutup gajih saya tidak full 900/bulan. Kadang pernah mendapatkan gajih cuman 450/bulan karena depot tempat saya bekerja dalam satu bulan tutup 2 mingguan. Kemudian saya memutuskan keluar karena meskipun Mendapatkan mess kan kit juga butuh uang buat keperluan anak"
"Setelah keluar AL melamar di salah satu warung tenda biru tempat jurnal MURIDSIANA ngopi. Awalnya Al melamar pekerjaan bertnya gajih namun tak menyangka pemilik warung membeberkan jika tanya gajih mending gak usah bekerja mas. Kan saya belum tau kinerja masnya."
"AL pun tetap memutuskan mengambil pekerjaan Serabutan di wr tenda biru yang saat ini AL bekerja. Ya meskipun awalnya agak khawatir karena belum tau gajihnya Al pun niat dengan membaca bismillah bekerja untuk menafkahi anak dan istri. Mengingat untuk gajih karyawan di warung makan di Madiun kan standarnya 900/bulan, 1.2-1.3 juta / bulan , paling tinggi 1.5 juta / bulan .TUTUR AL"
" Setelah hari pertama Al bekerja dari jam 3 sore sampai jam 12 malam (10 jam) Al pun langsung mendapatkan bayaranya. 75.000 . Jadi disini saya tuh bayaranya dikasih harian bekitu wr tutup langsung di kasih sama pak bos. Selama saya bekerja disini paling sedikit saya dikasih 70.000/hari, kadang saya menerima 75.000 bahkan 80.000 / hari. Jadi kalau dihitung dalam sebulan gajih saya diatas 2.1-24 jutaan. TUTUR AL "
"AL pun menuturkan UNTUK BOSNYA sendiri sangat baik , humoris, dan LOYAL.bahkan sering berbagi ilmu dan wawasan juga kepada kami yang bekerja."
Jika dihitung dalam sebulan AL bisa mendapatkan gajih 2.1-2.4juta jauh di atas UMR kota Madiun / kabupaten Madiun. Mengingat UMR di kota dan kabupaten Madiun 1.9-21 juta.
Post a Comment for "KERJA DI KAKI LIMA PEMUDA INI DAPAT GAJIH DI ATAS UMR MADIUN"